Pada dasarnya manusia dengan melihat kondisi keadaan lingkungannya dan dari berbagai aspek sosio-budaya mempunyai perasaan dan keinginan untuk terus berkembang (ini yang membedakan dengan makhluk hidup yang lain). Perwujudan itu ditimbulkan dengan perasaan kurang puas akan sesuatu. Yang terutama bersifat afirmatif (menuju ke arah kemajuan) dan tidak negatif.
Dengan pembongkaran yang dilakukan semakin menambah keindahan dari sosok kain yang semula.
Semua lingkungan terjadi dari pilihan-pilihan yang dibuat dari semua alternatif yang mungkin. Pilihan yang khas cenderung menuruti hukum, mencerminkan kebudayaan manusia yang berkepentingan. Hal inilah yang menjadikan tempat-tempat dan bangunan-bangunan jelas berbeda satu sama lain. Juga mempengaruhi cara manusia saling bergaul , cara mereka menyusun ruang dan waktu.. Pilihan-pilihan yang tetap ini menghasilkan gaya, baik dari lingkungan buatan mauoun ataupun dari kehidupan.



Tinggalkan Balasan